Pages

Jadilah Wanita Yang Paling Bahagia

Saturday, January 29, 2011

Diam itu ibadah

A' for Allah

Ba' for Bismillahirrahmannirrahim


LEBIH BAIK DIAM

Banyak Kelebihannya berdiam diri. Orang yang pendiam itu lebih baik daripada orang yang suka berbicara yang tidak keruan. Baik perangai dan pendiam , kedua-duanya adalah sifat yang baik dan tidak susah mengerjakannya, asalkan hati menyuruh empunya diri berbuat demikian.

Nabi SAW bersabda : “Mahukah kamu aku khabarkan kepadamu, dengan semudah-mudah ibadat dan sesenang-senang atas tubuh,ialah diam dan baik perangai.”
(Riwayat Ibnu Abiddunya dari Shafwan bin Salim).

Jika tidak dapat berkata-kata yang baik lebih baik mendiamkan diri. Berkata baik itu hendaklah kepada semua orang .Ketika Nabi SAW disarankan agar mengutuk orang-orang musyrik,baginda menjawab : “Aku tidak diutuskan untuk (melemparkan) kutukan,tetapi sesungguhnya aku diutuskan sebagai (pembawa) rahmat.”
(Riwayat Bukhari dan Muslim)

Demikian juga kepada orang bawahan sama ada kerana usia atau pangkat. Anas r.a , pembantu rumah tangga Nabi SAW berkata: “Aku membantu rumah tangga Nabi SAW selama sepuluh tahun dan belum pernah baginda mengeluh “ Ah!” terhadapku dan belum pernah beliau menegur ,kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini? ”
(Riwayat Ahmad)

Ingatlah kepada sabda Nabi SAW : “Seorang Mukmin bukanlah pengumpat ,yang suka mengutuk, yang keji dan yang ucapannya kotor”
(Riwayat Bukhari)

“Barangsiapa yg banyak perkataannya, nescaya banyaklah silapnya. Barangsiapa yg banyak silapnya, nescaya banyaklah dosanya. dan barangsiapa yg banyak dosanya, nescaya neraka lebih utama baginya”.
(Riwayat Abu Naim)

Jelaslah bahawa, ada hikmah yang tersembunyi di sebalik ‘diam’, usah gusar di label ‘budak yang pendiam’.

Kalau orang menghina kita, bukan kita terhina,
yang sebenarnya orang itu menghina dirinya sendiri.

Diam orang mukmin itu ibadah,
Ibadah tanpa perbuatan,
Ibadah rasa,
Ibadah ini tidak meletihkan,

Kadang-kadang ibadah ini lebih baik daripada ibadah sunat,
Yang hatinya didalam kelalaian,
Macamana orang mukmin itu diamnya menjadi ibadah?

Kadang-kadang memikirkan dosanya,
Kadang-kadang memikirkan apa kebaikan yang nak dibuat,
Kadang-kadang memikirkan nak menolong kawan,
Kadang-kadang dia terasa kebesaran Tuhan,

Atau dia meniatkan, dia diam itu,
Tidak mahu bercakap yang bukan-bukan,
Kadang-kadang dia diam itu,
kalau dia bercakap,
Takut dia melakukan kesalahan,
Seperti dia mengumpat atau,
Kalau dia bercakap, takut-takut menyakiti hati orang,
Atau dia diam itu, menghormati percakapan orang,

Mungkin orang itu bercakap baik dapat pengajaran,
Atau dia hendak mengenal orang yang bercakap itu,
Baik atau jahat,
Dia biarkan saja orang itu bercakap,
Dan mendengar sahaja,
Kerana nak mengenal orang itu,

Kadang-kadang dia diam itu memikirkan dosa-dosa yang lalu,
Ataupun kecuaian dan kelalaian,
Yang telah dibuat, supaya dia bertaubat,
Ataupun mengingatkan ilmu pengetahuan,
Ataupun pengetahuan yang dilupakan datang semula ingatan,

Itulah yang dikatakan oleh pepatah Melayu,

“Diam-diam ubi berisi”

atau
“Diam-diam tong kosong”

atau
“diam-diam tong berisi sampah penuh kotoran ?”

HIKMAH BERDIAM DIRI
Manusia berbicara setiap masa. Bicara yang baik akan membawa keselamatan dan kebaikan kepada manusia. Jika bicara tidak mengikut adabnya, manusia akan merana di dunia dan di akhirat. Di dunia akan dibenci oleh manusia lain manakala di akhirat bicara yang menyakiti hati orang lain akan menyebabkan kita tersiksa kekal abadi di dalam neraka Allah SWT.

Bagi mereka yang beriman, lidah yang dikurniakan oleh Allah itu tidak digunakan untuk berbicara sesuka hati dan sia-sia. Sebaliknya digunakan untuk mengeluarkan mutiara-mutiara yang berhikmah.Oleh karena itu, DIAM adalah benteng bagi lidah manusia daripada mengucapkan perkataan yang sia-sia.

Banyak diam tidak semestinya bodoh, banyak bicara tidak semestinya cerdik,
karena kecerdikan itu buah fikiran, orang cerdik yang pendiam lebih baik dari orang bodoh yang banyak bicara.
HIKMAH DIAM
1. Sebagai ibadah tanpa bersusah payah.
2. Perhiasan tanpa berhias.
3. Kehebatan tanpa kerajaan.
4. Benteng tanpa pagar.
5. Kekayaan tanpa meminta maaf kepada orang.
6. Istirahat bagi kedua malaikat pencatat amal.
7. Menutupi segala aib.

Rasullulah bersabda mengenai kelebihan diam yang bermaksud:

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam”.
(Riwayat Bukhari & Muslim)

“Barangsiapa diam maka ia terlepas dari bahaya”. (Riwayat At-Tarmizi)

Menasihati orang yang bersalah , tidak salah.
Yang salah
memikirkan kesalahan orang.


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini
Manusia tidak akan dapat mengalahkan syaitan kecuali dengan diam. Jalan yang terbaik ialah diam kalau kita tidak dapat berbicara kearah perkara-perkara yang baik. Bicara yang baik adalah lambang hati yang baik dan bersih yang bergantung kepada kekuatan iman pada diri manusia

Friday, January 28, 2011

Familyku syurgaku..


A for Allah
Ba for Bismillahirrahmannirrahim..


Salam... warkah buat familyku yang tercinta...
Alhamdulillah dipanjatkan syukur ke hadrat Ilahi kerana menghadirkan kalian di cc ku..
sungguh sy amat menghargai kalian.. jasa2 kalian tetap dalam ingatan ku... buat yang telah pergi tetap jua menjadi kenangan di setiap nafasku... tidak akan dlupakan.. sekalung penghargaan bagi familyku yang amatku cintai.... setiap senyuman yang kalian pamerkan masih lagi terakam di benak otak ini... walaupun pertemuan ini dianggap singkat tapi bagiku ianya tetap berulang2 bagaikan pita rakaman ke mana jua sy pergi.. sy amat bebangga mempunyai kalian di sisi sy...

Jangan pernah menjadikan kesusahan dan kesedihanmu
Sebagai tema pembicaraan,
Karena dengan demikian engkau akan menjadikannya
Sebagai penghalang antara dirimu dan kebahagian

Shaitan how he makes you not wake up for morning prayer

Shaitan Giving you excuses not to pray Because you have an exam tommorow

Shaitan :- " Don't Sleep "

Shaitan :- " Just you and her "

Shaitan :- "Looking At Girls and Talking Down To Maid"

Shaitan :- " Teaching You Internet Deceptions "

Friday, January 14, 2011

Nilai sebuah ukhuwah


A'a for Allah
Ba'a for Bismillahirrahmannirrahim

Ma makna ukhuwah? apa yang kita faham tentang ukhuwah? silaturrahim? persahabatan? apa maknanya wasilah pengikat jiwa? apa maknanya setiap muslim itu bersaudara? adakah kita memahami persaudaraan itu sedalamnya? sejauh manakah pemahaman kita terhadap hakikat persaudaraan? masih kah wujudnya persaudaraan antara semua masyarakat islam pada hari ini? terlalu banyak nya kezaliman berlaku. penindasan saudara sendiri, malahan terhadap keluarga sendiri.. apa puncanya sebenarnya? siapa yang nak dipersalahkan? semua akn cakap kurang didikan agama lah, parents tak pandai didik lah, kerajaan tak tegas dalam isu agama lah.. semua akan menunding jari pada pelbagai pihak.. tapi renungkan lah kembali, jika kita memahami hakikat sebuah persaudaraan itu sungguh indah dan damai.. adakah kita diri kita sendiri telah memahami dan mendalami konsep persaudaraan tersebut?

“Perumpamaan orang-orang beriman dalam kasih sayang, cinta kasih dan empati adalah seperti satu tubuh, jika salah satu tubuh darinya mengadu pada suatu penyakit maka anggota tubuh lainnya akan merasa sakit dan demam”. (Muttafaq alaih)

“Yang saya maksudkan dengan ukhuwah adalah : mengikatnya hati-hati dan jiwa-jiwa ini dengan ikatan aqidah, dan aqidah merupakan ikatan yang paling kukuh dan paling mahal harganya, dan ukhuwah adalah saudara keimanan, sementara perpecahan adalah teman dari kekufuran, kekuatan yang utama adalah persatuan dan tidak ada persatuan tanpa cinta, dan cinta yang paling rendah adalah lapang dada, sementara yang paling tinggi adalah itsar(mengutamakan saudaranya).

Nabi saw bersabda:

“Seorang muslim adalah saudara dengan muslim lainnya, tidak boleh menzaliminya, tidak membiarkannya, tidak merendahkannya dan tidak menghinakannya” . (Muttafaq alaih).

Nabi dah bersabda, kita tidak boleh membiarkannya.. adakah kita telah tahu apakah saudara kandung kita makan atau tak? kita tahu ke drg sehat ke tak? berapa ramai yang kenak saudara sendiri dengan mendalam? tahu dia suka makan apa, suka minum apa.. tak ramai yang ambil tahu.. sebok nak cakap pasal orang lain, sebok nak ngumpat orang lain tak jaga ukhuwah.. tapi diri sendiri out.. hubungan dengan keluarga pun out... muhasabah kembali.. jika kita benar memahami hakikat persaudaraan, kita taakan sekali mengumpat mereka walaupun di dalam hati... hati selalu berkata2, orang lain tak betol lah ape lah, dia ni buat salah lah, dia ni asal tak tutup aurat lah... tapi kita sendiri nak bagi salam sesama muslim pun payah.. lagi2 yang tak kenal... stop blaming others... and pliz look inside our heart...,, dah benar menjaga hubungan dgn Allah ke belum... jangan salahkan org lain... tetapi doakanlah untuk mereka, adakan lah ziarah menziarahi, senyumlah pada mereka, sayangilah mereka, jangan kutuk mereka, tunjukkanlah teladan yang baik, bawalah mereka keluar dari lembah kehinaan itu, jgnlah pinggirkan mereka, silap hari kita yang masuk neraka kerna tak ajak mereka.. kalau kita sayang saudara seislam kita, bantulah mereka.. ajarkan mereka, bukan ketawakan mereka kalau mereka salah.. bukan layan mereka macam orang yg bersalah.. mereka tidak tahu, tahukanlah mereka... sebarkanlah salam.... solat jemaah juga satu wasilah untuk mengeratkan ukhuwah, tetapi kebayakkan merasakan ianya satu beban, dan selalu je berkira2 nak melakukan solat berjemaah walhal Allah memberi kita rezeki tanpa perkiraan sedikit pun...ceriakan muka kita... last shout, islam itu indah seindahnya..

nabi saw bersabda:

“Seorang mu’min terhadap mu’min yang lainnya seperti bangunan, saling memperkukuh sebahagiannya dengan sebahagian lainnya”. (Muttafaq alaih).

ukhuwah fillah

wallahu'alam






Butakah cinta


A'a for Allah

Ba'a for Bismillah


"Selamatkan dirimu dari cinta pembawa bencana,

Aku tidak memilihnya selagi masih ada akal di kepala,

Menghirup ketenangan hidup,

Kerana permulaan cinta adalah ketenangan,

Pertengahannya derita dan kesudahannya nyawa melayang"

Wednesday, January 12, 2011

Al-Fath (ayat 1-6) - Muhammad Thaha Al-Junayd

Epilog sebuah kehidupan


A'a for Allah
Ba'a for Bismillahirrahmannirrahim

Kehidupan dunia yang singkat ini telah banyak memberi sy pengajaran tentang nilai kehidupan, etika kehidupan, tujuan sebuah kehidupan.. apakah yang setiap manusia pk di waktu ini? adakah mereka akan pk apakah yang kita nak makan tgh hari nanti? apakah yang kita nak makan malam karang? atau cerita apa yang kita nak tonton karang? boleh jadi baju apa lah kita nak pakai kejap lagi? indahnya dunia ini? indah ke? indah ke kalau nak makan pun kene suap, indah ke lepas makan pastu buang? best ke lepas makan kene basuh pinggan? ramai orang pk tentang kehidupan dunia yang benar2 fana' ini.. benar2 akan musnah!!! what for pk pasal dunia ni??? dunia ni sifatnya binasa.. jika kita lebih fokus tentang tujuan kite diciptakan di dunia ini pasti kita akan merasakan terlalu byk masa kita buangkan dengan aktiviti2 yang tidak mendatangkan maanfaat.. jadilah laksana bintang, di setiap pengakhiran hidup bintang itu semakin bersirna bak bulan purnama... kita begitu relax, boleh lagi tgk tv sampai lambat solat, tengok aurat orang dalam tv (tak rasa nak menundukkan pandangan pun), boleh lagi dengar lagu2 yang men"down kan iman" mengelap kan hati, boleh lagi berbual kosong, mengumpat, boleh lagi buat maksiat pada Allah, berbohong dalam bergurau, tu belum lagi maksiat batin, mengumpat dalam hati, riya' lagi, ujub lagi.. kenape? sebab kite bongkak, kita sombong, kita tak rase kematian semakin menghampiri kita.. kita kan rase dunia ni kita punya... terlalu banyaknyaa maksiat ya Allah... sekeliling kita, adakah kita ingin menjadi golongan yang dimurkai Allah... sedihnya Nabi melihat umat beliau begini... beliau bersusah payah untuk menegakkan islam, kita? .... fikirlah wahai manusia.... Nabi s.a.w menyebarkan islam menaiki unta dan berjalan kaki sehingga tercabut kuku2 beliau.. inikah yang kita balas atas jasa baginda??? kita boleh dok lepak kat spa o kat umah kilat kan kuku kan? mashaAllah

Dunia ni tak ada apa2.... Duit tak memberi apa2 pada manusia, yang penting usaha dan tawakal pada Allah.. ingin sy berkongsi satu cerita tentang tawakal... "pada suatu hari, seorang imam berjumpa dgn anak muridnya (lebih kurang begini lah dialognya) :
IHAB: apakah course yang kamu ambil untuk sem ini?
anak murid: ana ambil course science
IHAB: kenapa anta tak ambil bidang ketenteraan? kan itu adalah lebih baik dan bermanfaat untuk islam?
anak murid: ana rabun jauh dan mungkin ana taakan lulus ujian memanah..
IHAB: mengapa anta bertawakal pada mata anta?
anak murid: maksud tuan?
IHAB: seandainya mata anta tidak rabun, anta mesti bertawakal pada mata anta. sekarang mata anta rabun, dan anta tak nampak jauh, anta bertawakal lah pada Allah tika anta hendak memanah nanti..
keesokannya anak murid tadi pergi menduduki ujian memanah, tanpa memakai alat bantuan penglihatan, dia bergantung sepenuhnya kepada Allah..... dia telah lulus malah menjadi pelajar yang terbaik....
ya, kita selalu je bertawakal pada sesuatu, contohnya: situasi 1" nak kahwin", yang biasa kita dengar2kan, man asal tak kahwin lagi? ish tak bleh la alip, aku mana ada kerja tetap lagi, nanti aku nak bagi bini aku makan apa?, apakah jika seseorang itu mempunyai kerja tetap dia boleh bagi bini dia makan? sebelum perkahwinan pun parents or manusia sendiri tidak akan dapat menjamin jika esok dia dapat makan atau tak.. Allah yang memberi makan pada manusia, kerja tetap or kerja cuma usaha kita, selebihnya adalah bertawakal lah pada Allah dengan yakin. ini tidak, kebanyakkan manusia bertawakal pada gaji yang every month dah fix, betul ke duit tu halalan toyyiba??? di office or tempat kerja, betul ke sepanjang waktu kerja itu kita gunakan untuk bekerja??? layakkah kita mendapat duit gaji sebanyak itu? setimpalkah dengan usaha yang kita lakukan??? renungkanlah kembali, muhasabahlah hati dan jiwa, jika rezeki yg diterima tidak halal ia akan memberi kesan terhadap hati kita, mujahadahlah kembali... percayalah Allah telah menetapkan rezeki untuk hambaNya masing2... tak perlu risau, tak perlu pening kepala... Allah taakan menzalimi kita bahkan Allah lah yang sentiasa menjaga kita dalam segala hal... Allah menciptakan alam ini untuk menusia memanfaatkan bukan menyuruh manusia lupa diri dan bongkak... kita mudah lupa diri,,... ikhlas kanlah hati, serahkan sepenuh jiwa kepada Allah, biarkan Allah tetapkan hidup kita kerna Allah berhak buat semua tu.... kite ni siapa???? no one..... beribadat dan buat lah amal kebajikan yang dapat memberi manfaat kepada orang lain, senyumlah dan sebarkanlah salam, bermuka manis terhadap semua orang. layanlah orang lain sebagaimana kita nak orang lain layan kita... hidup kita kepada memberi.. bukalah hati kita dalam memberi.. berilah segalanya, berilah senyuman, berilah apa yang anda ada termasuk sepotong nasihat kpd org sekeliling kita..... ia akan melapangkan dada kita...sayangilah saudara kita dengan sepenuh kasih sayang, berlemah lembut lah dengan alam... renungkanlah alam indah ciptaan Allah.. subhanAllah pasti kita akan senyum pada alam dan merasakan alam juga senyum pada kita, dan hati kita akan merasa sungguh tenang yang amat alhamdulillah....

Tenangnya hati tanpa cinta tak terbatas...
Damainya qalbu tanpa cinta yang tak terbabas..
Tenteramnya nurani tanpa cinta tertindas....
tanpa duka lara,
tanpa air mata,
tanpa kecewa,..

yang pasti cinta dari Allah membuatkan kita sungguh tenang.. ramai orang akan tanya termasuk sy, tak sunyi ke ek hidup sorang2... actly kita tak hidup seorang diri if kita pandai menilai dan if kita tahu yang Allah sentiasa bersama kita... Allah lah segalanya... segala-galanya... tanpa mencintai Allah, hati akan cukup gelisah... apabila kita dapat mengapai cinta Allah, subhanAllah iman pun akan mantap dan tidak terasa untuk membuat maksiat kpd Allah, sentiasa redha dgn apa shj yang telah Allah tetapkan tanpa keluh kesah... bersabar dgn setiap ujian.. tabah menghadapi hidup... tidak sabar untuk menemui kematian untuk bertemu dengan Allah.. merasakan dunia ini tiada nilai, tak kesah pun jika disakiti, dikecewakan, dizalimi oleh manusia... biarlah manusia buat apa sahaja pada dirinya dia tetap melakukan kebaikan kerna dunia tak menjamin apa2.. yang penting akhirat... Allahuakbar!!!

wallahua'lam

Tuesday, January 11, 2011

qatrunnada@ALLAH CINTA AGUNGKU

Panah yang menghancurkan hati

A'a for Allah
Ba'a for Bismillahirrahmanirrahim

1# Melihat perkara2 yang haram
2# Mendengar muzik dan nyanyian
3# Mengumpat dan mengadu domba

Sebab2 hati2 menyimpang

1# Jiwa yang kotor
2#Menuruti hawa nafsu
3#Membiarkan waktu kosong
4# Lalai dan tidak mengunakan akal
5#Berkawan dengan orang jahat
6# Panjang angan2
7# Terlalu mengikut perasaan
8#Terdedah kepada perosak iman


Shoutul Harokah - Bingkai Kehidupan

kesan dan pengaruh dosa

A'a for Allah my beloved
Ba'a for Bismillahirrahmannirrahim

1> Kesempitan dan kegelisahan
2> Terhalang daripada mendapat rezeki
3> Lupa terhadap ilmu
4>Menyebabkan kebencian dalam hati orang lain
5> Keterasingan antara seorang hamba dan Allah
6> Keras hati
7> Mendapatkan seksa di akhirat

" wahai orang2 yg beriman! bertaqwalahkamu kpd Allah dengan sebenar2 taqwa, dan jgn sekali2 kamu mati melainkan dalam keadaan islam"[ali-imran:102]

"hendaknya engkau beribadat seakan2 melihat Allah. Kalau engkau tidak melihatNya, sesungguhnya Dia melihatmu" [hr. bukhari dan muslim]

"sesungguhnya orang yang paling bertqwa dan paling mengetahui Allah adalah aku (Rasulullah)" [hr. bukhari]

Gelombang Keadilan

Pesanan Buat Org yang Berdosa

A for Allah
Ba' for Bismillahirrahmanirrahim

Pendorong untuk bertaubat

1.............. Tidak panjang angan-angan...........
2................ Ingat mati dan sakaratul maut..........
3......... Membayangkan azab Allah s.w.t............
4.................Sentiasa mengingati nikmat Allah..........
5.........Mendengarkan cerita orang yang bertaubat.............
6.............Menyedari luasnya rahmat Allah...........

Ya Allah Tiada Tuhan melainkan Mu yaAllah, Ya Allah cinta agungku pimpinlah kami ke jalan yang benar, jangan lah Engkau menolak kami ya Allah, biarlah semua membenci kami kerna ketaatan kami kepadaMu, janganlah Engkau membenci kami ya Allah, kami pohon padaMu ya Allah. Engkau lah sumber kebahagiaan, keselamatan,keamanan dan Engkaulah segala-galanya bagi kami ya Allah.. Jangan tinggalkan kami ya Allah.. kami pohon yaAllah, kami pohon padaMu ya Allah.... kami tak ingin dunia ini, kami inginkan nikmat bertemuMu ya Allah, tak ingin kami pedulikan dunia ini, tak peduli kami tentang apa yang Engkau telah tetapkan untuk kami, kami ttp redha sglnya kerna kami inginkan kecintaan kepadaMu, kurniakanlah kami kecintaan hanya untukMu ya Allah, cintakan Mu ya Allah.....

Give Thanks to Allah

Wednesday, January 5, 2011

2011

A' a for Allah
Ba'a for Bismillahirrahmannirrahim
Ta'a for Taqwa

Asalammualaikum, sy menulis bukan kerna sy yang terbaik bahkan kamu sume yang lebih baik dari sy barangkali n mungkin ilmu kamu sume mantap dari sy.

2011? ada ape pada number? ada apa pd 2011? usia meningkat? itu adalah kepastiaan, tiada umur yang berkurang. 2011 taakan memberi ape2 makna jika kita tidak memanfaatkan usia kita.. apa yang yg telah kita lakukan sepanjang 2010? ape yang telah kita berikan pd islam? mengaku cintakan Allah, Rasul.. beriman pd Allah dan rasul.. tapi sumbangan kite pada islam? bebezanya kite dgn sahabat2 Nabi s.a.w.... agaknya kalau dihimpun sume manusia dimanakah kita akan berbaris? dikalangan manakah kita akan bersama? kite selalu risaukan macam2, selalu risau ttg duit tak cukup, risau ttg org tak suke kite, risau ttg anak kite selamat ke tak, risau ttg macam2 lagi... tapi jika kite berfikir sejenak, perlukah kite risau ttg sume yg telah ditetapkan Allah? adakah Allah mungkir janji? mengapa tak letak sepenuhnya kepada Yang Esa?.... ampuni kami ya Allah... rezeki telah Allah tetapka untuk tiap2 makhluk... risau ape lagi... tak percayakah kite ttg janji Allah, sehinggakan nak menolong agama Allah pun berkira2.. sedangkan Allah tak pernah berkira2 pun dengan kite... kenapa kita selalu kejam terhadap diri kita? kenapa kita selalu buat maksiat kat Allah, kalau ada org bagi nasihat kita buat muka asif mcm kite buat tu sume je betol.. kite selalu je nak orang lain hormat kite tapi kite sendiri tak hormat org lain, tak hormat Allah, dengan Allah kite tak beradab.. kalau diikutkan Allah tak perlukan kita secebis pun bahkan kite yang teramat sangat perlukan Allah, tapi kite if ada masalah baru tyme tu ingat kat Allah, tyme senang buat dak jer... kite salu je tawakkal pd benda kita tak letakkan sepenuh tawakal kite pada Allah sedangkan Allah lah segala2nya... kenapa erk? kenapa kite macam ni? macam yang selalu kite dengar " makanlah ubat tu, kalau tak makan macam mane nak sembuh?" mmg lah kite makan ubat as usaha kite untuk sembuh, tapikan taknak ke kita sakit tu kan ujian, taakan sakit sikit2 pun tak nak sebab sakit tu kan penghapus dosa2 kecil, kite salu je bergantung harap pada ubat macam kite tak percaye je yang Allah akan ttp sembuhkan cepat atau lambat.... tapi kita manusia, selalu lemah... lapangkanlah dada anda untuk menerima tarbiah terus dari Allah dengan bertawakal kepada Allah dengan sepenuh hati... yakin bahawa janji Allah itu benar.. jgn takut kehilangan harta.. bersedekahlah tika anda susah atau senang.. kite tidak hidup didunia untuk manusia menilai kite.. manusia tiada hak untuk membuat penilaian untuk manusia lain kerna manusia itu berdosa... jangan kamu memandang besar atau kecilnya dosa itu tapi pandanglah kepada siapa yang kamu buat dosa... hidup tujuan nya mati, mati adalah permulaan untuk sebuah kehidupan selama2nya... jadilah seperti bintang pengakhiran hidupnya semakin bercahaya untuk memberi manfaat kepada alam.. so that semakin bertambah usia kita, semakin bykkkanlah amal kite... wallahua'lam...